Awal, Tahun Terakhir
Selamat malam,
Ini adalah hari yang cukup membingungkan, setelah beberapa bulan berlibur dan banyak menghabiskan waktu untuk berleha-leha tanpa adanya pikiran yang mengganggu. Kali ini, aku harus memulainya kembali, menata hati dan pikiran yang campur aduk, kembali ke tanah rantau.
Jauh dari keluarga dan merindukan makanan khas negeri tercinta? sudah pasti, namanya juga merantau, sediki berat mungkin, tapi.. tidak seberat tahun-tahun sebelumnya.
Aku pernah merasakannya dulu, saat liburan tahun lalu, memang berat meninggalkan banyak hal nikmat di kampung halaman, tapi kali ini, perasaan itu sedikit berbeda, ada beberapa hal yang mengganggu pikiranku, menjadi lebih khawatir dari sebelumnya, karena tahun ini adalah tahun terakhirku, singgah di negeri orang.
Kembalinya aku saat ini, membuatku lebih banyak berpikir, apa yang akan kulakukan kedepannya, bukan untuk berpikir yang macam-macam, tapi lebih kepada "apa yang bisa aku dapatkan di tahun terakhirku ini?".
Sudahkah aku benar-benar mendapatkan apa yang aku inginkan? seperti yang kulihat pada orang-orang disekitarku, begitu banyak prestasi yang dicapai, hingga.. kembali lagi, rasa insecure itu datang menghampiriku.
Dari situlah aku menyadari satu hal yang susah untuk dirubah, perasaan insecure itu, tidak benar-benar pergi, dan akan selalu kembali saat aku mengizinkannya, dari situ pula aku belajar, banyak hal yang masih belum kucapai dan sebenarnya bisa kulakukan, karenanya aku tidak akan pernah berhenti mengucap rasa syukur telah diberi rasa insecure ini.
Untuk semua hal itu, saatnya memulai tahun terakhir ini dengan lebih baik lagi, lebih berusaha, lebih terencana, dan.. welcome back insecurity :)
Komentar
Posting Komentar